1.
JENIS
JENIS UANG YANG TERDAPAT DALAM MASYARAKAT :
Sebelum masyarakat mengenal atau
menemukan uang kertas seperti saat ini, masyarakat telah menggunakan berbagai
barang yang difungsikan sebagai uang atau lebih tepatnya sistem barter, seperti
:
ü Ternak,
beras, kain, emas, perak, kerang, gigi binatang, kulit, batu berdiameter dll.
Adapaun Jenis jenis
uang yang lain terdapat dalam masyarakat saat ini adalah :
ü Uang
fiat (primer) yaitu uang yang berbentuk sertifikat yang pertama kali
dikeluarkan oleh kolonial Francis pada tahun 1600-an.
ü Uang
fiat (sekunder) yaitu uang yang hampir semua negara menggunakan sistem standard
fiat sekunder ini, yaitu :
a. Uang giral
(deposit money) adalah uang yang berbentuk cek dengan sistem menyimpan uang di
bank sistem deposito. Cek ini dapat menjadi alat pembayaran.
b. Uang kartal
adalah uang kertas dan logam yang beredar saat ini.
Biasanya bila suatu perekonomian
negara megalami kemajuan maka uang giral akan semakin besar porsinya
dibandingkan dengan uang kartal yang beredar di masyarakat.
2. DASAR BANK BANK
MELAKUKAN MERGER DAN TUJUANNYA :
Dasar
pemikiran merger yaitu dengan dilakukan merger diharapkan dapat memecahkan
masalah turunnya pangsa pasar bank-bank pemerintah. Dapat dikatakan konsekuensi
terbaik dari merger adalah sinergi kekuatan antar kedua bank yang bergabung.
Tujuannya
:
ü Memperbesar
skala perusahaan, agar dapat mencakup lebih banyak lagi konsumen dengan
bertambahnya kantor-kantor cabang, ATM-ATM, dan membuat modal perusahaan
semakin besar dan meningkatkan daya saing.
ü Output
produk-produk otomatis semain bervariasi yang akan dikeluarkan oleh pihak bank
yang melakukan merger tersebut.
ü Untuk
masuk pasar yang ditargetkan oleh kedua bank tersebut, contoh satu hari yang
lalu (tgl 3 April 2012) diberitakan pada stasiun televisi TV ONE, bahwa Bank
Danamon yang menduduki peringkat keenam bank terbesar di Indonesia telah di
beli sepenuhnya oleh Bank DBS, bank asal BUMN Singapora, ini menjelaskan bahwa
Bank DBS ini ingin bersaing bahkan ingin mengusai pangsa pasar lokal yang telah
dimiliki oleh bank Danamon tersebut, otomatis Bank DBS ini menjadi sebuah bank
yang besar.
ü Meningkatkan
leverage operasional yang dihasilkan
dengan cara berbagai biaya overhead dari sumber operasional dan pendapatan yang
besar.
ü Mengurangi risiko penghasilan dengan
cara menciptakan produk dan sumber pendapatan yang lebih variatif.
3. ADA 3 INSTRUMEN UMUM
YANG DAPAT DIPAKAI OLEH BANK SENTRAL :
1.
Politik Pasar Terbuka
(Open Market Operation), yaitu tindakan menjual/membeli surat surat berharga
oleh Bank Sentral, tindakan ini mempengauhi dua hal, pertama menaikkan cadangan bank bank umum yang tersangkut dalam
transaksi, misalnya bank sentral dalam pembelian surat surat berharga maka akan
menambah cadangan bagi bank umum yang menjual surat berharga tersebut, dengan
bertambahnya cadangan maka akan dapat menambah uang beredar (melalui proses
penciptaan kredit).
2.
Politik Cadangan
Minimum (Reserve Requirements), yaitu cadangan minimum yang dapat mempengaruhi
jumlah uang yang beredar, misalnya pada proses penciptaan kredit. Jadi apabila
ketentuan cadangan minimum diturunkan maka jumlah uang cenderung naik dan sebaliknya
kalau dinaikkan jumlah uang akan cenderung turun.
3.
Politik Diskonto
(Discount Policy), yaitu tindakan untuk mengubah tingkat bunga yang harus
dibayar oleh Bank Umum dalam hal meminjam dana dari Bank Sentral. Dengan
menaikkan diskonto maka ongkos meminjam dana dari Bank Sentral akan naik
sehingga akan mengurangi keinginan bank umum untuk meminjam, akibatnya jumlah
uang beredar dapat dikurangi/ditekan.
No comments:
Post a Comment