Thursday, August 9, 2012

TUGAS 2 : TEORI EKONOMI MIKRO LANJUTAN


1.   BARANG INFERIOR DAN BARANG GIFFEN
Barang inferior adalah barang yang arah perubahan jumlah permintaannya berlawanan dengan perubahan penghasilan riil konsumen. Adanya kenaikan penghasilan riil konsumen justru mengurangi permintaan barang inferior. Misalnya, pada waktu penghasilan seseorang rendah, ia biasa mengonsumsi makanan kualitas rendah yang harganya murah, sebut saja jenis X (aking). Ketika penghasilannya naik, ia mampu membeli makanan kualitas yang lebih baik, sebut saja Y (beras), sehingga permintaan barang kualitas rendah jenis A berkurang. Jadi barang Inferior adalah barang yang tidak memiliki nilai jual yang tinggi, sehingga akan mengalami penurunan permintaan apabila pendapatan seseorang meningkat, hal ini akibat efek substitusi lebih besar daripada efek pendapatan.






Efek pendapatan dan efek substitusi:
 Kasus barang inferior
Barang giffen sering disamakan dengan barang inferior, tetapi sesungguhnya ada perbedaannya. Barang giffen adalah termasuk barang inferior, tetapi tidak semua barang inferior adalah barang giffen. Barang Giffen memiliki sifat seperti barang inferior tetapi bertentangan dengan hukum permintaan. Apabila harga barang naik permintaannya justru meningkat dan apabila harga barang turun permintaan cenderung menurun, hal ini akibat efek pendapatan lebih besar dari efek substitusi. Istilah Giffen berasal dari Sir Robert Giffen, seorang ekonom asal Skotlandia.







Efek pendapatan dan efek substitusi:
 kasus barang Giffen
2.   MRS DAN MRTS, PERBEDAAN DAN PERSAMAANNYA

Marginal Rate of Substitution (MRS) adalah perbandingan antara berapa satuan dari barang yang satu yang masih dapat digantikan dengan barang yang lain tanpa mengurangi kepuasan yang diperoleh. Makin sedikit dari barang yang satu yang tinggal untuk dikonsumsikan (dan makin banyak dari barang yang lain sudah dimiliki), konsumen akan semakin tidak rela melepaskan satu satuan lagi dari barang yang satu itu untuk memperoleh barang tambahan barang yang lain. Secara matematika hal ini MRS sama dengan koefisien arah kurva indiferensi.

Marginal Rate of Technical Substitution (MRTS) adalah Tingkat Subsitusi Marjinal yang semakin menurun, artinya berapa jumlah salah satu input harus dikompensasikan akibat penambahan satu unit input lainnya, sehingga tingkat output dapat dipertahankan.
Persamaan keduanya yaitu bahwa MRS dan MRTS sama-sama menggunakan prinsip substitusi atas beberapa input atau barang.

Perbedaan keduanya yaitu bahwa Marginal Rate of Substitution (MRS) terkait dengan kepuasan konsumen dengan asumsi kesukaan (tastes) dan preferensi tertentu, serta menggunakan kurva indeferen untuk menjelaskannya, sedangkan Marginal Rate of Technical Substitution (MRTS) terkait dengan tingkat output/produksi konstan serta menggunakan kurva isoquant untuk menjelaskannya.

No comments:

Post a Comment