1.
Esensi dari
falsafah ekonomi klasik :
1.
Penghematan,
kerja keras, kepentingan diri yang baik, dan kedermawanan terhadap orang lain adalah kebajikan dan karena itu harus didukung.
2.
Pemerintah
harus membatasi kegiatannya pada pengaturan keadilan, memperkuat hak milik
privat, dan mempertahankan negara dari serangan asing.
3.
Di
bidang ekonomi, negara harus mengadopsi kebijakan laissez faire
nonintervensi (perdagangan bebas, pajak rendah, birokrasi minimal, dan
sebagainya).
4.
Standar
klasik emas/perak akan mencegah negara mendepresiasi mata uang dan akan
menghasilkan lingkungan moneter yang stabil di mana ekonomi dapat berkembang.
2.
Perbedaan
antara teori permintaaan uang Klasik dan teori permintaan uang Keynes.
Pemahaman dari teori
permintaan uang Klasik adalah permintaan uang yang menyatakan bahwa keperluan
uang tersebut hanya untuk transaksi saja (teori kuantitas uang), sedangkan
pemahaman dari teori perminataan uang Keynes adalah lebih luas dari pemahaman
teori Klasik, yaitu permintaan uang bukan semata hanya untuk motif transaksi
(transaction motive) di kehidupan masyarakat saja, melainkan juga untuk
spekulasi (speculation motive) dan motif berjaga-jaga (precautionary motive).
3.
Kurva penawaran uang berbentuk garis vertikal :
Jumlah uang yang
beredar juga dipengaruhi oleh tingkat bunga, yang nilainya ditentukan oleh perpotongan kurva
permintaan uang dan penawaran uang. Kurva penawaran uang berbentuk garis
vertikal, karena untuk jangka tertentu nilai uang memiliki nilai tetap yang ditentukan oleh bank sentral
yaitu BI.
No comments:
Post a Comment