TUGAS 2 PENGANTAR BISNIS
1. Dua kelompok motivasi ;
a. Motivasi Ekstrinsik :
Adalah : motivasi yang datang dari luar diri contoh pada pekerja, motivasi itu berupa gaji, bonus, rekan kerja, kondisi kerja atau sebaliknya seperti hukuman dll.
b. Motivasi Instrinsik :
Adalah : motovasi yang datang dari dalam diri contoh pada pekerja motivasi itu berupa keinginan berprestasi, keinginan penghargaan, keinginan pengembangan diri dll.
2. Motivasi dan Kepemimpinan abad XXI menurut pendapat saya ;
a. Motivasi :
Sebagai contoh dalam pekerjaan.
Menurut saya uang atau imbalan tetap sebagai faktor utama motivasi dalam berkerja. Pada modul 4 dinyatakan uang atau imbalan bukan sebagai faktor utama lagi.
Selain itu saya sependapat pada isi modul 4 mengenai keinginan-keinginan yang lain dalam bekerja yaitu:
- Jam kerja yang flexibel bahkan saya tambahkan keinginan jam kerja yang sedikit dan flexibel.
- Pakaian casual (bebas tapi santun, pantas untuk berkerja).
- Bebas pemakaian telepon.
- Bebas pemakaian internet.
- Adanya Gathering Day yang terjadwal minimal 1 kali setahun.
- Fasilitas kendaraan tanpa batas (plus BBM).
- Dll.
b. Kepemimpinan :
Setelah membaca modul 4 saya memahami gaya kepemimpinan dahulu dan abad XX1.
Menurut pendapat saya pola kepemimpinan di abad XX1 memang telah berubah, dimana dahulu otoriter sekarang demokratis, tetapi bukan sama sekali gaya otoriter telah di hilangkan pada abad ini, contoh kepemimpinan beberapa negara di timur tengah dan Afrika yang saat ini masih otoriter padahal sudah abad XX1.
Pola kepemimpinan yang lain adalah seorang pemimpin tidak identik dengan umur yang lebih tua dari bawahannya, karena di abad XX1 salah satu syarat menjadi pemimpin adalah pendidikannya, pengalamannya, nama baiknya dll.
3. Klasifikasi sistem operasi jasa ada 4 kelompok.
1. Stagnant personal service:
Jenis jasa ini membutuhkankontak langsung antara pekerja jasa dengan konsumen, contoh potong rambut, konsultasi ke psikiater, berobat ke dokter, les private dll.
2. Substitutable Personal Service,
Jenis jasa ini sama dengan jenis jasa stagnant personal service hanya saja pada jenis substitutable personal services ada kemungkinan pelayanan Jasa dengan menggunakan teknologi sebagai alternatif, contoh penabung hendak menabung atau menarik uangnya di bank maka terjadilah jasa pelayanan teller bank kepada penabung, alternatif lain transaksi menabung atau penarikan uang bisa dilakukan dengan jasa teknologi mesin ATM dan mesin setor uang seperti di BCA.
3. Progressive Service:
Jenis jasa ini memiliki 2 kemampuan yaitu pertama memerlukan sedikit tenaga kerja sehingga hemat biaya dan kedua memerlukan banyak tenaga kerja secara intensif.
4. Explosive Service:
Jenis jasa ini tidak membutuhkan tatap muka antara konsumen dan pekerja jasa, contoh ingin memasang iklan via internet dan pembayarannya di transfer via internet Banking pula.
No comments:
Post a Comment