KEGUNAAN ANOVA adalah untuk menguji rata-rata tiga populasi atau lebih, rata-rata dari populasi-populasi tersebut sama atau tidak. Pengertian anova adalah suatu teknik untuk menguji kesamaan beberapa rata-rata secara sekaligus. Anova terdiri dari atas dua metode, yaitu metode satu arah dan dua arah. Metode anova satu arah digunakan untuk mencari nilai rata- rata.
1. ANOVA SATU ARAH
Analisis ragam 1 arah biasanya digunakan untuk menguji rata rata/pengaruh perlakuan dari suatu percobaan yang menggunakan 1 faktor,dimana 1 faktor tersebut memiliki 3 atau lebih level. Data hasil percobaan di dalam ANOVA satu arah setidak-tidaknya bertipe interval.
Langkah-langkah tersebut adalah sebagai berikut :
a. Merumuskan hipotesis.
b. Menguji homogenitas tiga varians atau lebih.
c. Analisi of Varians (ANOVA).
d. Menguji hipotesis.
Contoh :
Seorang dosen bahasa Indonesia hendak melakukan penelitian berkenaan dengan efektifitas empat macam tekhnik membaca yang bisa dipergunakan mahasiswanya. Untuk keperluan itu, dipilih masing-masing di pilih 10 mahasiswa untuk menerapkan teknik membaca tersebut. Dari penelitian tersebut, data skor kecepatan efektif membaca (KEM) tertera pada table berikut ini.
A B C D
90 70 40 50
80 50 60 30
70 60 50 60
50 70 50 40
60 50 70 50
80 70 60 40
80 70 60 50
70 80 60 60
90 60 40 40
80 70 60 30
90 70 40 50
80 50 60 30
70 60 50 60
50 70 50 40
60 50 70 50
80 70 60 40
80 70 60 50
70 80 60 60
90 60 40 40
80 70 60 30
a. Merumuskan Hipotesis
Ho menyatakan tidak ada perbedaan di anatara rata-rata beberapa populasi yaitu
Ho: µ1 = µ2 = µ3 = ...
H1 menyatakan satu atau lebih rata-rata populasi tidak sama dengan rata-rata populasinya yaitu:
H1 : µ1 ≠ µ2 = µ3 = ... = µn atau
H1 : µ1 ≠ µ2 = µ3 = ... = µn atau
H1 : µ1 ≠ µ2 ≠ µ3 ≠ ... ≠ µn atau
H1 : µ1 = µ2 = µ3 ≠ ... ≠ µn atau
H1 : µ1 ≠ µ2 ≠ µ3 ≠ ... ≠ µn atau
Pada contoh di atas, hipotesisnya dirumuskan :
HI : efektivitas keempat teknik membaca tersebut tidak berbeda satu sama lain.
H1 : efektivitas keempat teknik membaca tersebut tidak berbeda satu sama lain (paling sedikit antara dua teknik membaca) Atau :
H1 : efektivitas keempat teknik membaca tersebut tidak berbeda satu sama lain (paling sedikit antara dua teknik membaca) Atau :
Ho : µA = µB = µC = µD
Ho : µA ≠ µB ≠ µC ≠ µD
b. Menguji Homogenitas varians
Jika hasilnya menunjukan varians-var4ians yang homogen, dilajutkan pada perhitungan ANOVA. Jika homogen, perbedaan atau kesamaan rata-rata keempat variabel etrsebut diuji sepasang demi sepasang dengan uji T’ yaitu pasangan AB, AQC, AD, BC, BD, dan CD ( ada enam pasangan).
c. Apabila diketahui hasil perhitungan memperlihatkan varians-varians yang homogen, dilanjutkan dengan menguji ANOVA satu arah.
· tabel persiapan harga-harga N, ∑X, ∑X2 dan X
| STATISTIK | A | B | C | D | Total (T) |
| N | 70 | 10 | 10 | 10 | 40 |
| ∑X | 750 | 650 | 550 | 450 | 2400 |
| ∑X2 | 57700 | 43100 | 31100 | 21300 | 153200 |
| X | 75 | 65 | 55 | 45 | |
· Tabel Ringkasan ANOVA Satu arah.
Sumber Varians (SV)
Jumlah Kuadrat (JK)
Derajat Kebebasan (DK)
Renta Kuadrat (RK) F
Antar Kolom (a) Jka dba RKa RKa
Residu (d) JKd dbd RKd RKd
Total (T) JKT
Residu (d) JKd dbd RKd RKd
Total (T) JKT
JKT = ∑X2 r – (∑XT)2; Nt : banyaknya sebuh data
NT
JKT = 153200 – 2400 2 = 9200
40
JKd = JKT – JKA
JKd = 9200 - 5000 = 4200
RKd = JKd
Rkd = 0/36 = 116,7
Dbd
Rka = Jka/dbd
Rka = 5000/3 = 1666,7
menghitung F
F = JKd\ RKd
F = 1666,7/16,7 = 14,28
Fhitung = 14,28
· F tabel = F(@) (dba/dbd)
Untuk = 0,05 dan @= 0,01
Dba = derajat kebebasan pembilang = 3
Dbd = derajat kebebasan penyebut = 36
Maka F tabel = F (0,05) (3/36) = 2.8
F tabel = F (0,05) (3/36) = 4.38
d. Menguji hipotesis
Kriteria pengujian:
Jika Fhitung > F tabel, Ho di tolak dan jika Fhitung
2. ANOVA DUA ARAH
Anova dua arah mempertimbangkan 2 faktor yang mengakibatkan terjadinya penyimpangan (dispersi) dan nilai-nilai yang dihitung dengan standar deviasi atau varians. Apabila para peneliti inign menguji efektivitas keberdaaan dua buah factor, yang masing-masing faktornya terbagi atas beberapa kategori, peneliti dapat menggunakan :
Contoh :
Seorang guru matematika ingin mengetahui efektivitas pemberian latihan soal dengan menggunakan perangkat dan buku paket terhadap dua kelompok siswa, yaitu dengan pengujian efektivitasnya berdasarkan hasil/skor latihan yang telah dibuat untuk siswa. Untuk kepentingan penelitiannya guru mengambil/memilih masing-masing 10 pandai untuk diberi dua perlakuan yang berbeda dan 10 siswa yang kurang pandai untuk keperluan berbeda pula.
Hasil penelitiannya ditunjukkan oleh data berikut ini:
LKS Buku Paket
Siswa Pandai Siswa Lemah Siswa Pandai Siswa Lemah.
Nama Skor Nama Skor Nama Skor Nama Skor
A1 82 B1 45 C1 63 D1 40
A2 82 B2 50 C2 63 D2 50
A3 73 B3 60 C3 63 D3 60
A4 73 B4 50 C4 55 D4 50
A5 82 B5 45 C5 65 D5 42
A6 60 B6 50 C6 73 D6 53
A7 60 B7 45 C7 55 D7 43
A8 73 B8 60 C8 55 D8 62
A9 85 B9 45 C9 65 D9 35
A10 75 B10 60 C10 55 D10 50
Mengetes Homogenitas Dua Varians.
A2 82 B2 50 C2 63 D2 50
A3 73 B3 60 C3 63 D3 60
A4 73 B4 50 C4 55 D4 50
A5 82 B5 45 C5 65 D5 42
A6 60 B6 50 C6 73 D6 53
A7 60 B7 45 C7 55 D7 43
A8 73 B8 60 C8 55 D8 62
A9 85 B9 45 C9 65 D9 35
A10 75 B10 60 C10 55 D10 50
Mengetes Homogenitas Dua Varians.
Homogenitas LKS dan Buku Paket.
1. Varians semua skor LKS = 14.242 = 203.04
Varians semua skor Buku Paket = 9,752 = 95.08
F = 203.04 = 2.14
Jadi, Fhitung = 2.1495.
2. Menentukan derajat kebebasan :
db = n -1
dbLKS = 20-1 = 19 = db1
dbBuku Paket = 20 -1= 19 = db2
No comments:
Post a Comment